Open Conference System (OCS): Software untuk Pengelolaan dan Publikasi Makalah Seminar

Deskripsi Singkat

Selain jurnal, makalah hasil konferensi atau seminar juga menjadi salah satu publikasi ilmiah yang menjadi output lembaga, khususnya di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian dan pengembangan (litbang).  Pada lembaga tersebut, kegiatan konferensi, seminar, dan pertemuan ilmiah sejenisnya telah menjadi agenda kegiatan rutin tahunan (minimal satu tahun sekali). Saat ini, berbagai istitusi pendidikan dan litbang di Indonesia berlomba-lomba menyelenggarakan konferensi dan pertemuan ilmiah sejenisnya guna meningkatkan kerjasama penelitian ataupun kegiatan ilmiah lainnya, baik dalam skala nasional maupun internasional. Selain itu, publikasi hasil konferensi juga menjadi menjadi salah satu indikator suatu lembaga itu masih eksis. Ketika hasil konferensi diterbitkan dan dipublikasikan ke media cetak dan elektronik, animo masyarakat untuk menggali informasi publikasi hasil konferensi akan semakin tinggi. Dalam hal ini menemukan sumber informasi yang ada di makalah/prosiding untuk bahan penelitian atau penulisan ilmiah.

Pada penyelenggaraan konferensi, tentunya institusi/lembaga tidak hanya menginginkan kegiatannya berjalan lancar dan sukes, tetapi juga menghasilkan suatu publikasi ilmiah yang berkualitas, apakah berupa kumpulan makalah lengkap ataupun prosiding yang dibukukan. Hal tersebut tentunya akan membutuhkan anggaran kegiatan yang relatif besar dan sumber daya organisasi yang memadai guna kelancaran dan kenyamanan pelaksanaan konferensi. Sebagai output lembaga diharapkan setiap informasi yang tercantum prosiding dapat diakses seluas-luasnya oleh masyarakat global dengan mudah dan cepat serta memberikan dampak besar dalam kemajuan iptek. Agar konten informasi prosiding dapat diakses lebih luas, mudah, dan cepat oleh masyarakat, maka harus diterbitkan secara elektronik dan online. Terkait dengan penyelenggaraan konferensi dan penerbitan makalah/prosiding ini sudah ada suatu aplikasi online untuk hal tersebut, yaitu Open Conference System (OCS). 

Software OCS bersifat open source dan open access, serta mudah dikelola konten dan fiturnya sesuai kebutuhan penyelenggara konferensi. OCS merupakan salah satu sistem online yang terinstal secara tunggal tetapi dapat digunakan untuk berbagai host kegiatan konferensi, misalnya “PKP Scholarly Publishing Conference” and “Special Topics in Computing” atau PKP Scholarly Publishing Conference 2007” and “PKP Scholarly Publishing 2008”. Melalui OCS, sistem penjadwalan kegiatan konferensi juga dapat diatur sesuai waktu dan kebutuhan yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara konferensi. Terkait dengan pengelolaan situs dan konten econference, sudah ada administrator situs (site administrator) dan manajer konferensi (conference manager). Administrator situs bertanggung jawab menginstal dan menciptakan situs konferensi, sedangkan manajer konferensi bertanggung jawab mengatur jadwal kegiatan konferensi (PKP, 2008). Melalui OCS, informasi penyelenggaraan konferensi dan penerimaan naskah/makalah call for paper dapat dilakukan secara online.    

Permasalahannya adalah pengelolaan e-conference di Indonesia belum semarak seperti pengelolaan e-journal. Hal tersebut tentunya menjadi tugas kita bersama, baik pemerintah maupun penyelenggara konferensi. Pemerintah, dalam hal ini Kementrian Riset dan Teknologi-DIKTI; Perpustakaan Nasional; atau Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, perlu berupaya semaksimal mungkin untuk menggalakkan program e-conference untuk penerbitan prosiding elektronik (eproceeding). Hal tersebut dapat dilakukan sebagaimana mewajibkan pengelola jurnal untuk menerbitan e-journal jika ingin terakreditasi terbitannya. Upaya ini perlu dilakukan mengingat publikasi jurnal dan prosiding memiliki beberapa persamaan, yaitu sama-sama hasil kajian atau penelitian yang melalui proses editing dan peer-review; serta memiliki informasi mutakhir di bidang iptek. Sedangkan perbedaannya hanya pada waktu terbitnya, jurnal harus terbit secara periodik (berkala) dan prosiding tidak harus terbit secara periodik (tergantung pada kemampuan lembaga/organisasi.

 

Pengelolaan E-Conference dengan OCS

OCS adalah aplikasi open source yang dirancang khusus untuk penerbitan elektronik (e-publishing) hasil konferensi secara lengkap, termasuk memfasilitasi proses penerbitan dan peer-review. OCS dikembangkan oleh Public Knowledge Project (PKP), yaitu suatu lembaga nirlaba internasional yang memiliki inisiasi untuk pengembangan software e-publishing open source dan gratis melalui proyek penelitian dalam rangka peningkatan mutu penerbitan ilmiah. Pengembangan OCS diawali dari kegiatan penelitian dan pengembangan yang diinisiasi oleh PKP di the University of British Columbia. OCS dirilis sebagai open source software pada tahun 200 dan di tahun 2007 rilis OCS versi 2.0. Aplikasi OCS untuk kegiatan econference dapat diakses dan di-download melalui situs PKP di https://pkp.sfu.ca/ocs/

Gambar 1. Laman resmi OCS PKP

Gambar 2. Alur kerja pengelola OCS

Beberapa fasilitas yang ada di OCS, antara lain: (1) membuat situs konferensi; (2) menyusun informasi dan mengirim naskah call for paper (abstrak atau full text); (3) memberikan persetujuan penerimaan abstrak dan makalah; (4) melakukan perbaikan naskah (editing) secara elektronik; (5) menelusuri hasil pengiriman surat (email) dan naskah; (6) mem-posting data asli (jika diinginkan); (7)  meregistrasi peran anggota (peserta, reviewer, atau event organizer); dan (8) mengintegrasikan diskusi online pascakonferensi. Tampilan “demo” penggunaan OCS untuk pengelolaan econference dapat diakses di: https://pkp.sfu.ca/conferences.

Berdasarkan uraian tersebut dapat diketahui bahwa untuk mengembangkan kegiatan konferensi, seminar, dan pertemuan ilmiah sejenisnya sistem online diperlukan oleh penyelenggara konferensi seperti pergururan tinggi. Penyelenggaraan konferensi dengan sistem e-conference dan online ini dianggap jauh lebih efektif, baik dalam hal keterlibatan partisipan konferensi (peserta, pemakalah, dan pihak lain yang berkepentingan); peningkatan kualitas naskah call for paper; maupun peningkatan kerjasama/kolaborasi penelitian antarpersonal atau institusi di lembaga ilmiah. Dalam mengelola e-conference, pihak penyelenggara harus menyiapkan segala sumber daya organisasi yang dimiliki dan memperhatikan segala ketentuan dan kaidah-kaidah publikasi ilmiah agar prosiding yang dihasilkan berkualitas dan berdampak bagi pengembangan iptek di masyarakat.  Penyelanggara konferensi atau pengelola e-conference ini sebaiknya memperhatikan lingkup konferensi dan ketentuan penerbitan prosiding, baik untuk skala nasional maupun internasional. Selain itu, untuk meningkatkan penerbitan e-proceeding di Indonesia, pemerintah dan penyelenggara konferensi perlu berupaya keras dan memiliki komitmen yang tinggi untuk menggalakan penyelenggaraan econference dan penerbitan e-proceeding. Diharapkan dengan memanfaatkan OCS sebagai situs konferensi dan mengelola kegiatan e-conference, kualitas dan reputasi terbitan prosiding di Indonesia semakin lebih baik dan menjadi output lembaga yang dapat dibanggakan. Sebagai penutup, penulis menyarankan kepada institusi pendidikan dan lembaga litbang yang setiap tahunnya menyelenggarakan konferensi, seminar, atau pertemuan ilmiah sejenisnya agar memanfaatkan OCS untuk penyelenggaranaan econference dan penerbitan e-proceeding.

Buruan Masih Banyak Slot !!! Call for Paper Jurnal Terindeks DOAJ dan Sinta.

Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika (Journal of Research and Education Studies: e-Saintika) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) yang memuat artikel dari hasil kajian konseptual dan empiris pda bidang Pendidikan dan Sains Terapan.

Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika (Journal of Research and Education Studies: e-Saintika) terbit pada Bulan March, July and November.

Jurnal ini telah terindeks DOAJ dan SINTA.

Kami mengundang anda untuk memasukkan artikel di e-Saintika. Buruan masih tersisa banyak slot!!!!

This journal has been ACCREDITED by National Journal Accreditation (ARJUNA) Managed by Ministry of Research, Technology, and Higher Education, Republic Indonesia with Third Grade (Peringkat 3, Sinta 3) since year 2017 to 2021.

Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram (Prisma Sains: Journal of Science Study and Learning in Mathematics and Natural Science of IKIP Mataram) [p-ISSN 2338-4530 | e-ISSN 2540-7899was first published in June 2013 by Faculty of Mathematics and Science Education IKIP Mataram and managed by Science and Mathematics Education Studies Center (PKPSM) IKIP Mataram. This journal publishes a scientific paper on the results of the study and review of the literature in the sphere of science and teaching in the fields of Mathematics, Physics, Biology and Chemistry.

Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika (J-LKF) published by the Physics Education Study Program Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FPMIPA) IKIP Mataram. Contains scientific articles in the form of research and literature of science and teaching in the field Physics and Physics Education such as:

  1. Implementation and developement of learning media;
  2. Implementation and developement of learning tools;
  3. Implementation and developement of learning model/method/strategy;
  4. Several aplication of physics.

Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika (J-LKF) publish two issues per year in June and December. This journal has been ACCREDITED by National Journal Accreditation (ARJUNA) Managed by Ministry of Research, Technology, and Higher Education, Republic Indonesia with Fourth Grade (Peringkat 4, Sinta 4) since the year 2017 to 2022 according to the decree (No. 36/E/KPT/2019).

Sasamso is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publishes scientific papers related to various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society in the field of education, social and humanities, science and technology.

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish  community service and empowerment articles. At the first time it published, this journal only publish one issue in october (annually). Starting from 2018, this journal published twice a year (bianually) in May and November.

Empiricism Journal is a peer-reviewed electronic journal. This statement clarifies ethical behaviour of all parties involved in the act of publishing an article in this journal, including the author, the chief editor, the Editorial Board, the peer-reviewer and the publisher (Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat).

This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural science.

Webinar #1 – Hands On and Demonstration of Manuscript English Editing

Trainer: Muhammad Roil Bilad, PhD (176 Dokumen Scopus)

Deskripsi: Akademi Publikasi Indonesia mengajak mahasiswa pasca sarjana dan dosen yang telah memiliki naskah makalah berbahasa Inggris untuk mengikuti demonstrasi pengeditan naskah makalah ilmiah. Pada kegiatan ini trainer akan menunjukkan bagaimana merevisi draft sebuah naskah dan menceritakan alasan mengapa struktur, paragraf, kalimat, diksi atau gaya penulisan dirubah. Teks sebuah manuskrip mencerminkan sistematika berfikir seorang penulis.

Target peserta: API merekomendasikan kegiatan ini untuk mahasiswa pasca sarjana dan dosen yang telah memiliki naskah makalah berbahasa Inggris. Khalayak umum yang ingin belajar menulis makalah ilmiah berbahasa Inggris juga dapat mengikuti kegiatan ini.

Pendaftaran: Kegiatan ini 100% gratis. Calon peserta diharuskan FOLLOW akun IG API, dan melaprirkan screenshoot akun IG sebagai follower API. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengisi form online berikut: https://forms.gle/odTP7FrhAWYjbYNk6

Tempat dan Waktu: Daring (Online), 6 Juni 2021, 15.00-16.00 WIB

Media: Zoom (Tautan untuk bergabung akan diinformasikan setelah mengisi form pendaftaran)

Sekilas tentang Open Journal System (OJS)

OJS adalah Aplikasi solusi open source untuk mengelola dan menerbitkan jurnal ilmiah secara online. OJS adalah aplikasi yang dapat dioperasikan secara fleksibel dalam manajemen jurnal dan sistem penerbitan jurnal. Aplikasi ini telah dirancang untuk mengurangi waktu dan energi yang diperlukan untuk tugas-tugas administrasi dan manajerial yang berhubungan dengan publikasi jurnal, sekaligus meningkatkan pencatatan serta efisiensi proses editorial. Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ilmiah dan publikasi penerbitan jurnal melalui sejumlah inovasi, dari mulai pembuatan kebijakan jurnal yang lebih transparan serta manajemen jurnal yang berbasis online sehingga dapat lebih bermanfaat untuk masyarakat luas yang membutuhkan.

Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis pada aman resmi pengembang yaitu Public Knowledge Project https://pkp.sfu.ca/. Penggunaan aplikasi ini direkomendasikan oleh Ditlitabmas Dikti karena dianggap telah memenuhi standar proses pengeolaan terbitan berkala ilmiah yang baik. Permasalahan umum yang sering dihadapi para pengelola terbitan berkala ilmiah, yaitu: (1) ketersediaan naskah yang baik, (2) pengelolaan terbitan berkala ilmiah yang tidak standar sebagaimana yang diminta oleh lembaga akreditasi dan pengindeks, dan (3) keberlanjutan pengelolaan terbitan berkala ilmiah, sehingga pengelolaan terbitan berkala ilmiah juga bukan merupakan pekerjaan yang mudah dilakukan. Pengelolaan jurnal ilmiah dalam rangka mencapai target utama menjadi jurnal ilmiah yang terakreditasi nasional dan/atau jurnal yang bereputasi internasional memerlukan Sistem Manajemen dan Pengelolaan Jurnal yang efektif dan efisien. Sistem Manajemen dan Pengelolaan Jurnal ini harus mengacu kepada instrumen-instrumen dan kriteria-kriteria yang disyaratkan oleh lembaga akreditasi jurnal nasional dan lembaga pengindeks internasional. Yang lebih penting lagi adalah bahwa artikel-artikel dari jurnal harus dipublikasi secara daring (sebaiknya fulltext dalam format PDF). Pubikasi secara online artikel dari suatu terbitan berkala ilmiah akan sangat membantu pembaca baik di Indonesia maupun di dunia untuk mengakses artikel tersebut. Lebih menguntungkan lagi, dampak ilmiah berupa rujukan dari artikel jurnal lainnya bisa diperoleh dengan mudah karena adanya versi online/elektronik tersebut.